Table of Contents
TogglePemesanan hubungi 0813 2804 2283
Rumah Sabut merupakan Perusahaan yang ada dibawah induk CV.Lingkar Cipta Madani adalah sebuah perusahaan yang menyediakan berbagai macam produk olahan sabut kelapa seperti tali sabut kelapa (Cocofiber, Coir Rope, Cocomesh / Coir Geotextile, Cocosheet, Coir Roll, matrass dan lain-lain).
Didirikan sejak tahun 2008 oleh bapak Mansur Mashuri, ST. Atas Pengalamannya di Pusat Riset Pengolahan Kelapa Terpadu Yogyakarta, yang banyak membuat produk-produk olahan hasil kelapa, beliau kemudian mengkhususkan diri untuk mengolah sabut untuk berbagai kebutuhan, salah satunya membuat produk cocomesh untuk keperluan reklamasi bekas tambang
Jam kerja 08:00 - 17:00
Transfer ke BCA. 4450961391
Mandiri. 1370006488239
BRI. 100801000091569
An Mansur Mashuri
BRI 1008 0100 0100 300
An Lingkar Cipta Madani
Sebelum dikirim harap sudah melunasi kekurangan
Barang akan dikirim setelah ada pelunasan
Cocopot adalah tempat untuk tanaman yang dibuat dari serabut kelapa
Cocosheet merupakan lembaran fiber yang terbuat dari sabut kelapa yang dipress dengan bantuan lateks.
Coco Mulsa adalah media penutup tanah lahan pertanian alami yang dapat meningkatkan kualitas dari tanah serta kualitas tanaman.
Call Center : 0274 443 9219
SIMPATI : 0813 2804 2283
Email : rumahsabut@gmail.com
Siapa yang tidak mengenal kelapa? Pohon yang menjulang tinggi dan juga memiliki buah yang besar merupakan salah satu jenis pohon yang paling banyak di Indonesia. Apalagi yang tinggal di cuaca tropis. Pohon kelapa ini atau yang dalam bahasa Inggris dikenal dengan coconut memiliki banyak manfaat, tidak hanya baik untuk kesehatan, kelapa juga dapat digunakan untuk kerajinan tangan yang memiliki nilai ekonomis.
kerajinan berbahan kelapa yang bernilai ekonomi adalah pemanfaatan dari sabut kelapa sebagai pembuatan cocomesh. Cocomesh merupakan olahan dari sabut yang berbentuk jaring dan menjadi primadona dalam membantu proses reklamasi tambang, pantai, atau hutan. Cocomesh merupakan alternatif paling sederhana dan tepat untuk reklamasi tambang dan sejenisnya karena bahan bakunya mudah didapat di Indonesia.
Cocomesh mempunyai sifat biodegradable, dapat membantu pertumbuhan tanaman kembali di bekas area penambangan. Penggunaan Cocomesh mampu menghijaukan areal bekas dari kegiatan pertambangan, atau hutan gundul. Banyak perusahaan konsultan reboisasi bekas tambang yang mulai beralih ke bahan alam. Bagi yang penasaran, bagaimana cara pembuatan jaring cocomesh atau sabut kelapa ini? berikut langkah-langkahnya.
Bahan :, sabut kelapa, Peralatan :, Mesin Pengurai Sabut Sabut, Mesin pemintal sabut
Proses pembuatan :, Siapkan sabut kelapa yang sudah cukup tua, Giling kulit/parut kelapa menjadi sabut dengan mesin Coir Decomposer, Jemur sabut kelapa sampai kering, Putar sabut ke dalam tambang dengan mesin pemintalan sabut, Menenun/merajut tali menjadi jaring (cocomesh), Sabut kelapa / cocomesh siap digunakan, Tidak hanya untuk membuat sabut kelapa, sabut kelapa juga bisa menjadi produk unggulan untuk kerajinan dari sabut kelapa dengan nilai jual yang tinggi. Bahkan dengan inovasi penggunaan sabut kelapa, kini sabut kelapa sudah merambah ke ekspor.
Nilai tambah dari sabut kelapa adalah bahan cocomesh mampu menyimpan air dalam waktu yang lama sehingga menyebabkan permukaan tanah tertutup oleh bahan ini untuk menjaga kelembaban. Hal ini dapat mempengaruhi struktur tanah sehingga mudah ditanami dengan biji atau biji. Selain itu, cocomesh juga bisa digunakan sebagai pengganti tanah saat menanam benih atau bibit tanaman. Kelebihan cocomesh ini yaitu tahan lama, menurut sumber ini dapat bertahan kurang lebih 4 tahun, sehingga bahan tersebut dapat tumbuh pada masa pertumbuhan vegetasi baru. Semoga bermanfaat & selamat mencoba.