Jual Pot Sabut Kelapa – Cocopot Rumah Sabut
Cocopot Rumah Sabut Membuat Tampilan Taman Anda Semakin Estetik
Jual pot sabut kelapa – Cocopot Rumah Sabut merupakan pot yang dibuat dari sabut kelapa dengan perekat latex alami. Cocopot banyak digunakan sebagai media tumbuh tanaman, sangat cocok untuk tanaman dalam pot anda. Media ini alami, akar dapat dengan mudah tumbuh pada bagian dinding pot, sehingga pot bisa langsung ditanam bersama dengan tanamannya maupun sebagai hiasan taman anda. Terbuat dari bahan alami yaitu olahan sabut kelapa sehingga ramah bagi lingkungan.
Cocopot Rumah Sabut cocok sebagai media tanam untuk berbagai tanaman, mulai dengan tanaman anggrek, sayuran seperti sawi, bawang, tomat dan lain sebagainya. Cocopot atau pot sabut kelapa yang biasa kita kenal yaitu sabut kelapa yang dipotong menjadi beberapa bagian kemudian direkatkan dengan kawat baru kemudian memasukkan tanaman di dalamnya.
Namun berbeda dengan Cocopot Rumah Sabut ini, proses pembuatannya memerlukan beberapa tahapan dan memerlukan alat atau mesin khusus. Pertama, sabut kelapa dihancurkan dengan mesin penghancur sabut. Kemudian setelah sabut kelapa hancur, diayak dengan mesin pengayak sabut agar mendapatkan partikel yang racak atau berukuran kurang lebih satu sama lain.
Partikel sabut kelapa yang sudah dipilih akan dicampur dengan latex alami untuk direkatkan menyerupai lembaran sabut kelapa yang biasa kita sebut cocosheet atau coir sheet. Lembaran yang sudah terbentuk kemudian dietak lagi menjadi sebuah tabung dan ukurannya disesuaikan seperti pot atau sesuai kebutuhan.
Spesifikasi dan Model Cocopot Rumah Sabut | Jual Pot Sabut Kelapa
| Silinder | : 10 x10 cm, 20 x 20 cm, 30 x 30 cm, 40 x 40 cm, 50 x 40 cm (dapat disesuaikan) |
| Kerucut | : 5x8x6 cm, 12x15x13 cm dll |
| Ketebalan Pot | : 1 cm |
| Harga | : Call |
Kandungan Zat Aktif dari Sabut Kelapa yang Bermanfaat Bagi Tanaman
Sabut kelapa ini dapat dikembangkan menjadi berbagai produk antara lain turunan olahan kelapa, yaitu:
cocofibre, cocomesh, cocopot, coco fiber board dan cocooir. Bahan-bahan ini adalah bahan baku di industri matras, pot, kompos kering dan lain sebagainya. Jika hanya fokus pada pemrosesan buah kelapa pada dagingnya saja dapat dipastikan bahwa harga kelapa tertinggi masih pendapatan yang sangat rendah bagi petani untuk hidup layak.
Salah satu upaya untuk meningkatkan pendapatan petani kelapa adalah mengolah semua komponen buah menjadi produk berkualitas tinggi, sehingga nilai buah kelapa akan meningkat. Misalnya kelapa, jika diolah menjadi
briket arang tempurung kelapa dan karbon aktif dapat meningkatkan nilai ekonomis kelapa. Sehingga nilai ekonominya kelapa tidak lagi berbahan dasar kopra (daging buah).
Serbuk dari sabut kelapa mengandung jamur trichoderma, sejenis enzim jamur yang dapat mengurangi penyakit pada tanah, menjaga tanah tetap gembur dan subur, serta memudahkan akar baru tumbuh dengan cepat dan padat. Selain itu, juga memiliki pori-pori yang memudahkan pertukaran udara dan penetrasi sinar matahari. Bubuk kelapa juga mengandung unsur hara alami yang dibutuhkan tanaman, berupa kalsium (Ca), magnesium (Mg), natrium (Na), nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K).
Manfaat Penggunaan Cocopot Untuk Media Tanam
Sabut kelapa adalah bagian terluar dari kelapa yang membungkus tempurung kelapa. Ketebalan sabut kelapa berkisar antara 5-6cm yang terdiri dari lapisan terluar (exocarpium) dan lapisan terdalam (endocarpium). Endokarpium mengandung serat halus yang dapat digunakan sebagai bahan untuk membuat tali, tas, pulp, karpet, sikat, keset,peredam suara dan panas, filter air kolam, bahan pelapis kursi/mobil dan rak hardboard, dan lain sebagainya.
Satu buah kelapa menghasilkan 0,4 kg sabut, yaitu: mengandung 30% serat. Komposisi kimia sabut kelapa terdiri dari selulosa, lignin, asam pirolat, gas, arang, tar, tanin dan kalium. India dan Sri Lanka adalah produsen produk sabut kelapa terbesar dengan volume ekspor pada tahun 2000 adalah 55.352 ton dan 127.296 ton dan masing-masing terdiri dari 6 dan 7 jenis produk. Pada saat yang sama, Indonesia ekspor hanya satu jenis produk (dalam bentuk serat mentah) dengan volume 102 ton. Namun angka ini turun tajam dibandingkan ekspor tertinggi tahun 1996 yang mencapai 866 ton.
Dilansir dari website resmi pusat penelitian dan pengembangan Provinsi Sulawesi Tengah mengemukakan bahwa sabut kelapa untuk sebagian masyarakat hanya digunakan sebagai bahan bakar saja. Namun ternyata lebih dari itu, sabut kelapa dapat juga dimanfaatkan untuk salah satu sumber bahan organik dalam usaha pertanian lahan sempit di perkotaan.
Selanjutnya BPTP Sulawesi Tengah menginisiasi untuk mencoba berbagai model alternatif media tanam yang ramah lingkungan, efisien/murah, dan mampu memberikan produksi yang optimal yaitu Cocopot. Cocopot dapat dipakai sebagai pengganti polybag.
COCOPOT diterapkan di seluruh lokasi M-KRPL di Sulawesi Tengah, termasuk kantor BPTP Sulawesi Tengah dan Kebun Percobaan Sidondo, yang kemudian dijadikan model pengembangan KRPL di Prov. Sulawesi Tengah. Cocopot adalah tempat menanam tanaman yang terbuat dari sabut kelapa serta pot tanaman lainnya yang terbuat dari plastik, semen, tanah liat, dll.
Manfaat penggunaan cocopot sebagai alternatif media tanam, diantaranya adalah:
- Terbuat dari bahan organik sebagai media tanam
- Mampu mempertahankan suhu dan kelembapan tanah
- Dapat menghemat air karena sifat dari sabut kelapa dapat menyimpan air
- Hemat tenaga kerja
- Ramah lingkungan, biodegradable dan mempermudah proses pemindahan tanaman
- Lebih murah, ekonomis serta efisien
Menggunakan cocopot sebagai media tanam sangat baik bahkan untuk lahan kecil dan kritis. Sifat coco pot mudah terurai, sehingga dapat menyimpan dan menambah buah bagian bawah. Karena bentuknya yang khas, cocopot menjadi salah satu alternatif untuk melindungi bumi dari pencemaran limbah berbahaya dan dampak perubahan iklim.
Info Pemesanan Cocopot Rumah Sabut | Jual Pot Sabut Kelapa
Indonesia merupakan penghasil utama produk olahan kelapa dalam hal ini adalah cocosheet atau lembaran sabut kelapa. Selain itu, dengan mendirikan usaha ini juga bisa meningkatkan kesejahteraan para pengrajin sabut kelapa sebagai tambahan penghasilan. Rumah Sabut adalah perusahaan manufaktur dan ekspor yang mengkhususkan dalam pembuatan produk olahan kelapa, terutama sabut kelapa untuk dipasok ke berbagai daerah dan luar negeri. Kami mampu memproduksi cocomesh dengan skala besar dengan waktu yang cepat dan juga banyak memberdayakan masyarakat dalam proses produksinya.
Sebagai upaya meningkatkan nilai produk kelapa, kami berusaha membuat sesuatu yang mempunyai dampak manfaat bagi lingkungan. Karena sifat bahan sabut kelapa yang biodegradable dan eco-friendly sehingga tidak mencemari lingkungan dan aman untuk ekosistem yang terbentuk di sekitarnya.
Kami siap membantu anda dalam menyediakan segala kebutuhan Cocopot Rumah Sabut dalam skala kecil atau partai besar dan juga melayani pengiriman dalam negeri dan ekspor ke luar negeri. Kami juga memproduksi produk olahan dari kelapa selain cocorope, diantaranya:
- Cocobriket / Briket arang tempurung kelapa
- Cocosheet
- Cocopeat
- Cocofiber
- Cocomesh
Jika berminat dengan produk Cocopot Rumah Sabut, anda dapat menghubungi kontak person dibawah ini:
Workshop Produksi Cocomesh :
Jalan Parangtritis Km 5.8 Yogyakarta, Indonesia
Office :
Jalan Gedongkuning Selatan 202 Yogyakarta, Indonesia
email : mansur_mash@yahoo.com / rumahsabut@gmail.com
Contact person : Mansur Mashuri (0813 2804 2283)



